B Ubaedillah Kamil

Bandung, Indonesia

085-222-999-xxx

76C486E5

bubaka2000@gmail.com
::
Start
[Bubaka2000]
Logout

Navbar3

Search This Blog

Tahukah Anda : Mie Instant

Sudah jadi rahasia umum, cara paling praktis bagi mereka yang kurang bisa memasak, namun ingin makan murah meriah, mie instan jadi jalan termudah. Makanan berupa mie dalam kemasan itu bahkan sangat terkenal di kalangan mahasiswa yang tinggal di kos-kosan. Tak hanya itu. Para peronda malam pun kadang jika lapar, kini dengan mudah mendapatkan warung-warung mie instan yang buka 24 jam. Karena itu, mie jenis ini memang sangat populer di semua kalangan.

Tapi, tahukah Anda makanan ini ternyata tercipta karena terjadinya resesi ekonomi di Jepang? Saat itu, salah satu makanan utama orang Jepang, yaitu mie, dianggap sulit didapat. Masyarakat di sana oleh menteri kesehatannya kemudian dipersilakan untuk memakan roti dari gandum. Sebab, untuk memasak mie butuh bahan olahan yang memang sulit didapat dan makin mahal harganya. Kala itu, antrian panjang orang yang ingin mendapatkan makanan memang terjadi di mana-mana. Inilah salah satu dampak buruk kekalahan Jepang dalam perang dunia II.

Ketika itulah, seorang pemuda bernama Momofoku Ando ikut merasakan dampak kesulitan ini. Karena itu, ia pun memutar otak bagaimana menyediakan makanan mie yang praktis dan cepat. Sebagai seorang pengusaha, ia melihat peluang dari kesulitan itu. Maka, dengan tekad menyediakan mie sesuai kebutuhan masyarakat Jepang, Momofoku, yang aslinya berasal dari Taiwan ini, lantas mencoba membuat berbagai formula mie.

Suatu kali, ia menemukan bahwa mie yang basah bisa dikeringkan. Dan, dengan penggorengan yang cepat, mie bisa dikemas sehingga bisa tahan lama. Untuk menyajikannya, mie kering ini tinggal disiram atau direndam dengan air panas. Inovasi inilah yang merupakan cikal bakal pertama mie instan di dunia.

Otak bisnisnya pun segera berjalan. Maka, Momofoku berinisiatif membuat rasa pada mie buatannya, yakni dengan menambahkan kaldu ayam. Dia pun memberi nama produknya itu "Chikin Ramen" dan mengenalkannya pada pasar pada tahun 1958. Tak hanya itu, demi ekspansi yang lebih luas, ia lantas membuat perusahaan dengan nama Nissin Food Products Co., Ltd. Dengan produk mienya, perusahaan itu lantas segera diterima oleh masyarakat luas. Momofoku pun terus berusaha berinovasi agar produknya makin dikenal dunia. Salah satunya, ia menciptakan mie gelas (cup noodles) pada tahun 1971. Mie dalam wadah yang tahan air dan mudah dibawa ke mana-mana membuat mie instan Momofoku jadi terkenal di seantero dunia.

Sebuah krisis, sekali lagi terbukti bisa melahirkan berjuta peluang. Hanya orang seperti Momofoku inilah, dengan kejelian, berhasil mengubah tantangan menjadi peluang. Sungguh luar biasa!!!
Sudah jadi rahasia umum, cara paling praktis bagi mereka yang kurang bisa memasak, namun ingin makan murah meriah, mie instan jadi jalan termudah. Makanan berupa mie dalam kemasan itu bahkan sangat terkenal di kalangan mahasiswa yang tinggal di kos-kosan. Tak hanya itu. Para peronda malam pun kadang jika lapar, kini dengan mudah mendapatkan warung-warung mie instan yang buka 24 jam. Karena itu, mie jenis ini memang sangat populer di semua kalangan.

Tapi, tahukah Anda makanan ini ternyata tercipta karena terjadinya resesi ekonomi di Jepang? Saat itu, salah satu makanan utama orang Jepang, yaitu mie, dianggap sulit didapat. Masyarakat di sana oleh menteri kesehatannya kemudian dipersilakan untuk memakan roti dari gandum. Sebab, untuk memasak mie butuh bahan olahan yang memang sulit didapat dan makin mahal harganya. Kala itu, antrian panjang orang yang ingin mendapatkan makanan memang terjadi di mana-mana. Inilah salah satu dampak buruk kekalahan Jepang dalam perang dunia II.

Ketika itulah, seorang pemuda bernama Momofoku Ando ikut merasakan dampak kesulitan ini. Karena itu, ia pun memutar otak bagaimana menyediakan makanan mie yang praktis dan cepat. Sebagai seorang pengusaha, ia melihat peluang dari kesulitan itu. Maka, dengan tekad menyediakan mie sesuai kebutuhan masyarakat Jepang, Momofoku, yang aslinya berasal dari Taiwan ini, lantas mencoba membuat berbagai formula mie.

Suatu kali, ia menemukan bahwa mie yang basah bisa dikeringkan. Dan, dengan penggorengan yang cepat, mie bisa dikemas sehingga bisa tahan lama. Untuk menyajikannya, mie kering ini tinggal disiram atau direndam dengan air panas. Inovasi inilah yang merupakan cikal bakal pertama mie instan di dunia.

Otak bisnisnya pun segera berjalan. Maka, Momofoku berinisiatif membuat rasa pada mie buatannya, yakni dengan menambahkan kaldu ayam. Dia pun memberi nama produknya itu "Chikin Ramen" dan mengenalkannya pada pasar pada tahun 1958. Tak hanya itu, demi ekspansi yang lebih luas, ia lantas membuat perusahaan dengan nama Nissin Food Products Co., Ltd. Dengan produk mienya, perusahaan itu lantas segera diterima oleh masyarakat luas. Momofoku pun terus berusaha berinovasi agar produknya makin dikenal dunia. Salah satunya, ia menciptakan mie gelas (cup noodles) pada tahun 1971. Mie dalam wadah yang tahan air dan mudah dibawa ke mana-mana membuat mie instan Momofoku jadi terkenal di seantero dunia.

Sebuah krisis, sekali lagi terbukti bisa melahirkan berjuta peluang. Hanya orang seperti Momofoku inilah, dengan kejelian, berhasil mengubah tantangan menjadi peluang. Sungguh luar biasa!!!

Sumber


0 komentar: