B Ubaedillah Kamil

Bandung, Indonesia

085-222-999-xxx

76C486E5

bubaka2000@gmail.com
::
Start
[Bubaka2000]
Logout

Navbar3

Search This Blog

Tahukah Anda : Microwave

Sebuah ketidaksengajaan, memang kadang-kadang justru menguntungkan. Berbagai penemuan penting di dunia ini banyak pula yang diawali dari ketidaksengajaan itu. Salah satu penemuan karena ketidaksengajaan adalah microwave. Oven bertenaga listrik yang kini sangat populer untuk memudahkan memasak dalam suhu yang bisa diatur-atur itu ternyata ditemukan secara kebetulan.

Kisah penemuan itu berawal dari coklat yang ada di kantong seorang penemu bernama Percy Spencer. Ia adalah seorang inovator yang bekerja di lembaga pertahanan Raytheon yang telah mempunyai sekitar 120 hak paten atas penemuan-penemuannya. Kala itu, sekitar tahun 1945, Spencer sedang meneliti bagaimana meningkatkan kemampuan radar yang ada di lembaga pertahanan itu. Saat itu, ketika ia berjalan melewati sebuah radiator yang sedang bekerja, coklat di celananya meleleh. 

Mendapati peristiwa itu, otak Spencer yang memang dikenal encer segera berputar bagaimana memanfaatkan fenomena itu. Maka, ia pun kemudian melakukan sejumlah eksperimen. Dan, akhirnya, dari inovasi karena ketidaksengajaan itu, lahirlah microwave yang pertama kali di dunia. Tahukah Anda beratnya? Sekitar 400 kilogram! Alat ini kemudian dimanfaatkan untuk keperluan restoran, pesawat, dan kapal untuk mempercepat menghangatkan makanan. Tentu, setelah sekian lama, dengan berbagai eksperimen, bentuk dan besar microwave terus mengalami perubahan hingga bisa digunakan di rumah tangga seperti sekarang.

Sumber



Read More --►

Tahukah Anda : Sabun Berbusa

Barangkali, saat ini, jika Anda menemui sabun mandi yang tidak berbusa, maka Anda akan merasa kurang puas. Mandi rasanya kurang segar dan bersih jika belum ada busa yang membasuh tubuh dari sabun yang digosokkan ke badan kita.

Tapi, tahukah Anda bahwa awalnya sabun mandi tak diciptakan berbusa? Hal ini terjadi sekitar tahun 1879. Pada waktu itu, sabun mandi jika digosokkan ke tubuh tidak menimbulkan busa. Namun, suatu ketika, seorang pekerja di pabrik pembuatan sabun tanpa sengaja meninggalkan mesin pembuat sabun bekerja saat sedang istirahat siang.

Konon, karena kecerobohan ini, maka tanpa pengawasan, sabun yang tercipta pada saat mesin itu bekerja, menjadi bercampur dengan unsur udara. Tetapi, karena melihat tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan, pabrik itu memutuskan tetap menjual sabun yang tercampur dengan unsur udara itu.

Kemudian, keajaiban terjadi. Sabun yang bercampur udara itu saat beredar di pasaran ternyata membuat sabun menjadi penuh gelembung dan busa saat digosokkan ke tubuh. Dan, tak dinyana, hal ini sangat disukai oleh konsumen sabun itu. Maka, kemudian banyak orang yang menanyakan sabun busa tersebut. Sebab, saat itu sabun itu memang tak banyak yang beredar di pasaran karena sebenarnya adalah produk yang ‘salah cetak’.

Akhirnya, karena kehebohan terjadi, sabun itu kemudian mulai diproduksi masal. Sabun itu kemudian diberi nama Ivory oleh perusahaan Proctor dan tak lama mulai disukai di seluruh dunia.

Sekali lagi, itulah bukti, bahwa adanya ketidaksengajaan pun, kadang bisa membawa berkah. Karena itu, jangan pernah merasa resah atau gelisah saat timbul masalah. Sebab, bisa jadi, itu justru berujung pada datangnya berkah.

Sumber




Read More --►

Tahukah Anda : Celana Jeans

Salah satu produk busana yang paling tren di seluruh dunia saat ini adalah celana jeans. Di Indonesia sendiri, celana jeans bahkan hampir dimiliki oleh sebagian orang. Industri celana jeans - saat ini yang paling terkenal di Bandung - terus dikunjungi oleh banyak orang dari berbagai penjuru nusantara. Bahkan, konon, berbagai celana jeans bermerek yang ada di pasaran dunia saat ini bahan bakunya berasal dari Bandung.

Tapi, tahukah Anda, jika celana yang sangat kuat itu awalnya dipakai oleh para penambang emas di Amerika? Dan, bisa dikatakan terciptanya pertama kali pun diawali dari buah antara kebutuhan dan kreativitas. Sang penemu, barangkali sangat dikenal oleh siapa saja. Namanya yakni Levi Strauss.

Yah, ternyata merek jeans yang paling terkenal itu adalah nama penemu yang mencoba memenuhi permintaan pelanggannya. Awalnya, sekitar tahun 1853, Levi pergi ke New York. Ia kemudian mencapai San Fransisco di mana di
sana sedang terjadi booming orang menambang emas. Saat itu Levi berdagang beberapa barang, termasuk salah satunya adalah kain penutup mobil wagon, mobil yang sangat populer saat itu.


Ketika bertemu dengan para pembeli yang rata-rata adalah penambang emas itu, Levi mendapat orderan apakah bisa menyediakan celana panjang yang kuat untuk menambang. Sebab, mereka merasa celana yang dipakai gampang rusak karena aktivitas tersebut. Maka, si Levi pun berpikir keras. Dan, akhirnya, ia pun melirik kain penutup wagon yang akan dijualnya. Kain yang sangat kuat itu pun kemudian dibawanya ke tukang jahit untuk dibuatkan celana. Singkat cerita, rupanya celana yang dibuat dari kain tersebut disukai oleh para penambang karena memang sangat kuat. Itulah awal kemudian Levi kemudian terus membuat celana yang kemudian kita kenal sebagai celana jeans sampai sekarang.

Sumber 



Read More --►