B Ubaedillah Kamil

Bandung, Indonesia

085-222-999-xxx

76C486E5

bubaka2000@gmail.com
::
Start
[Bubaka2000]
Logout

Navbar3

Search This Blog

Tampilkan postingan dengan label Freemasonry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Freemasonry. Tampilkan semua postingan

The Black Nobility - Siapakah Mereka?

The "Black Nobility" adalah keluarga oligarki Venice dan Genoa, Italia, yang pada abad ke-12 mempunyai hak-hak kehormatan perdagangan (monopoli). Perang salib yang pertama dari tiga perang, dari 1063 sampai 1123, membangun kekuatan Venetian Black Nobility dan mengukuhkan kekuasaan kelas kaya yang berkuasa. Aristokrasi the Black Nobility mendapatkan kekuasaan penuh atas Venice pada tahun 1171, ketika penunjukan the Doge diubah menjadi apa yang dulu diketahui sebagai the Great Council, yang terdiri dari anggota-anggota aristokrasi komersial. (diantara mereka keluarga de'Medici). Venice telah ada ditangan mereka setelah itu, tetapi kekuasaan dan pengaruh Venetian Black Nobility meluas jauh keluar batasnya, dan sekarang dapat dirasakan disetiap penjuru dunia. (jangan lupa, sistem perbankan modern kita berasal dari Italia.)

Pada tahun 1204 keluarga oligarki membagi kedalam beberapa bagian teritori negara feodal kepada anggota keluarganya, dan dari era ini ada pembangunan kekuasaan dan tekanan yang besar sampai pemerintah menjadi korporasi tertutup (bukankah kita tahu ini dari suatu tempat?) kepemimpinan keluarga Black Nobility. Lebih lanjut dapat ditemukan dalam tulisan Dr. John Coleman, Black Nobility Unmasked World-wide, 1985; Conspirators' Hierarchy: The Story of the Commitee of 300, 1992. Pertanyaan: Cerita Christopher Columbus adalah buatan. Bagaimana dengan cerita Marco Polo?

The Black Nobility mendapatkan gelarnya tersebut melalu trik-trik kotor, jadi ketika penduduk memberontak melawan monopoli dalam pemerintah, seperti di tempat lain, para pemimpin pemberontakan dengan cepat ditangkap dan digantung. The Black Nobility menggunakan pembunuhan, pemerasan, pembangkrutan penduduk yang melawan, penculikan, pemerkosaan dan lain-lain...karena ini lah namanya. Siapakah keluarga-keluarga ini sekarang? Yang paling terkenal adalah:

  • House of Bernadotte, Swedia
  • House of Bourbon, Perancis
  • House of Braganza, Portugal
  • House of Grimaldi, Monaco
  • House of Guelph, Britania (yang paling penting)
  • House of Habsburg, Austria
  • House of Hanover, Jerman (yang paling penting kedua)
  • House of Karadjordjevic, Yugoslavia (sebelumnya penting)
  • House of Liechtenstein, Liechtenstein
  • House of Nassau, Luxembourg
  • House of Oldenburg, Denmark
  • House of Orange, Belanda
  • House of Savoy, Italia
  • House of wettin, Belgia
  • House of Wittlesbach, Jerman
  • House of Wurttemberg, Jerman
  • House of Zogu, Albania
  • Semua keluarga yang dapat dilihat pada silsilah keluarga Windsor

Semua keluarga yang tercantum tersambung dengan the House of Guelph, salah satu keluarga Black Nobility Venice asli, yang mana the House of Windsor dan Ratu Inggris sekarang, Elizabeth II, merupakan keturunannya. The Guelph terikat satu sama lain dengan aristokrasi Jerman melalui House of Hanover yang mana membutuhkan beberapa halaman untuk menyebut semua koneksinya. Hampir semua royal house Eropa berasal dari House of Hanover dan dari house of Guelph - the Black Nobility.

Sebagai contoh: Hanoverian British King George I datang dari the Duchy of Luneburgm bagian dari Jerman bagian utara, yang telah diperintah oleh keluarga Guelph sejak abad ke-12. Sekarang the Guelphs (the Windsors) berkuasa dengan mendominasi pasar bahan mentah, dan selama bertahun-tahun telah menentukan harga emas (sebuah komoditas yang mereka tidak hasilkan dan tidak punyai). The House of Windsor juga mengontrol harga tembaga, zinc dan timah. Bukan kebetulan di mana nilai tukar komoditas terdapat di London, Inggris. Perusahaan-perusahaan yang dijalankan oleh keluarga-keluarga Black Nobility adalah British Petroleum, Oppenheimer, Lonrho, Philbro dan banyak lagi.

Keluarga Black Nobility yang lain adalah the Grosvenors di Inggris. Selama berabad-abad keluarga ini hidup, seperti kebanyakan keluarga Eropa, dengan sewa tanah. Sekarang keluarga tersebut mempunyai 300 hektar tanah di pusat kota London. Tanah tersebut tidak pernah dijual, tetapi dikontrakkan dengan perjanjian kontrak 39 tahun - sewa tanah pada masa pertengahan. Grosvernor Square, yang mana kedutaan besar Amerika berada, dipunyai oleh keluarga Grosvernor, sama seperti Eaton Square. Di Eaton Square apartments disewakan dengan harga 25000 sampai 75000 pounds per bulan (dan itu tidak termasuk biaya pemeliharaan). Ini sebagai gambaran betapa kayanya mereka dari apa yang mereka dapatkan dari sewa tanah, dan kenapa keluarga-keluarga ini seperti the Windsors sama sekali tidak tertarik dengan kemajuan industri yang memanfaatkan kelebihan penduduk. Ini adalah alasan utama kenapa keluarga-keluarga ‘noble' ini kebanyakan, tidak semua, mengepalai secara salah gerakan-gerakan pro-lingkungan dunia yang utamanya dan secara diam-diam (tentunya) bertujuan untuk membendung pertumbuhan penduduk. Pangeran Philip dan Pangeran Charles adalah simbol yang paling dapat dilihat dari gerakan ini, dan keduanya telah sering berkata dengan gamblang tentang perlunya membersihkan dunia dari orang-orang yang tidak diinginkan.

The Black Nobility adalah pendiri dari secret society sekarang di mana semua yang lain yang terhubung dengan Illuminati berasal dari - the Commitee of 300. The Club of Rome, the C.F.R, the R.I.I.A., the Bilderbergers, the Round Table...semua berasal dari the Committee of 300 dan dari keluarga-keluarga Black Nobility Eropa.

Yang bekerja sama dengan Black Nobility Eropa adalah keluarga-keluarga Amerika seperti the Harrimans dan the McGeorge Bundys. The House of Hanover terlihat orang Jerman, tetapi ia adalah Yahudi. Sama juga dengan the House of Habsburg. Jadi sebenarnya bukan orang Jerman yang mengambil tahta Inggris...

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info

Sumber: http://www.bibliotecapleyades.net/

Read More --►

The Assassins

Pada pertengahan abad ke 12, di Syria terdapat sebuah kelompok rahasia para penghisap ganja.  Mereka berusaha merebut tahta kepemimpinan Islam pada masa itu dengan cara-cara kekerasan. Kelompok ini memiliki struktur organisasi rapi. Mereka membangun sistem sel bawah tanah. Membentuk agensi dan spionase dengan struktur kepemiminan piramidal. Jaringan intelijen piramidal ini mereka gerakkan di tengah masyarakat Muslim di seluruh dunia.

Dalam kepemimpinan piramidal ini, ada satu pemimpin tertinggi. Tugasnya mengatur se1uruh agen-agen di berbagai wilayah masyarakat Muslim. Para eksekutor kelompok dalam organisasinya ini disebut Assassins.

Semula, kelompok Assassins ini disebut Nizariyah. Karena, mereka berusaha mengembalikan Pangeran Nizar al- Toyyib ke tahta kekuasaan Mesir. Nizariyah melakukan cara ini karena yakin bahwa Pangeran Nizar al- Toyyib adalah reinkarnasi Nabi Ismail as. Namun berkali Nizariyah salah patron dan gagal meraih tujuan. Akhirnya mereka berinovasi menentukan pemimpin.

Merasa mendapat jalan buntu dan jengah mengalami kegagalan akibat salah memilih pemimpin, Nizariyah mereorientrasi sistem oganisasi dan bertindak berbeda dengan cara-cara sebelumnya. Kali ini, Nizariyah melanggar syariah Islam. Mereka menyabotase dan mengadopsi secara compang-camping akidah Syiah tentang Imam Mahdi. Dengan dalih mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya Imam Mahdi, Imam ke 12 yang diagungkan masyarakat Syiah, kelompok Nizariyah melancarkan serangan bawah tanah kepada orang-orang yang dianggap musuhnya.

Perbuatan Nizariyah ini jelas bertentangan dengan syariah Islam yang disampaikan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan keyakinan masyarakat Syiah. Kepemimpinan Nabi pamungkas itu dilanjutkan oleh 12 Imam. Imam terakhir adalah Imam Mahdi yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Ta'ala sebagai penegak keadilan akhir zaman.

Sehebat apapun atraksi mereka, meski mengklaim gerakannya demi mempersiapkan kehadiran Imam¬Mahdi, sangat jelas mereka melanggar syariat Islam Syiah. Misalnya, kelompok Nizariyah membolehkan setiap pemimpin mereka memiliki hak istimewa; meminum anggur hingga mabuk, menghisap ganja hingga teler. Lebih fatal lagi, pemimpin mereka dihalalkan membunuh umat Islam lainnya dengan dalih jihad. Penyimpangan total terhadap syariat Islam yang mereka lakukan menjadi alasan para ulama Syiah mendakwa mereka sebagai orang-orang murtad dan sesat.

Setelah dinyatakan bersalah dan sesat, kelompok Nizariyah meninggalkan Mesir dan pindah ke Syria. Kemudian, di sana kaum Nizariyah dikenal sebagai kelompok hashshasin. Bahasa Inggris mengkonversi kata ini menjadi Assassins, artinya para pembunuh. Namun penegasan ini masih mengandung kontroversi. Hashshasin yang diartikan "penghisap ganja", menurut beberapa pakar Bahasa Arab berasal dari kata yang artinya "penjaga rahasia-rahasia".

Selanjutnya, dalam kendali kepemimpinan Hasan bin Sabah, kelompok Assassins banyak melakukan serangan gerilya secara keji. Mereka menyerang kota Baghdad dari markas besar Lembah Alamut, di sebelah utara Persia. Mereka berusaha menggulingkan penguasa pada masa itu.

Dalam The History of the Assassins, Amin Maluf, menjelaskan bahwa Hasan bin Sabah adalah master budaya dan penyair yang menguasai sains moderen. Hasan bin Sabah berusaha keras membangun organisasi Assassins. Dia adopsi teknik-teknik Darul Hikmat di Kairo, Mesir. Dia berambisi memajukan organisasi yang dipimpinnya itu. Terbukti, setelah dua abad lebih, kel0mpok Assassins lihai membunuh musuh-musuhnya dengan racun dan senjata. Kelompok ini juga mahir melakukan serangan-serangan bawah tanah yang pernah menjadi momok di kawasan Timur Tengah.
Benteng Assassins di LembahAlamut menjadi salah satu legenda Persia yang terkenal dengan sebutan "surga dunia". Marco Polo terkesan akan kemegahan dan kemewahan Benteng Alamut. Usai perjalanannya melintasi benteng itu pada tahun 1271 M, dia menulis:

Di lembah elok itu, di antara dua gunung tinggi menjulang, dia (Hasan bin Sabah) membangun taman¬taman mewah. Di dalamnya tumbuh semua pohon berbuah ranum dan segala tumbuhan harum yang bisa dipetik. Istana-istana dengan ragam luas dan bentuk dibangun di setiap hamparan taman yang berbeda¬beda. Istana-istana itu dihias batu emas. Di dinding¬dindingnya bergelantungan lukisan-lukisan. Di jendela¬jendelanya bermacam kelambu sutra mewah terpajang.

Di ruang-ruang istana, suguhan anggur, susu, madu dan air bersih tersaji di tiap sudutnya. Penghuninya gadis¬gadis cantik molek. Mereka semua pandai bernyanyi, memainkan berbagai alat musik dan menari. Mereka semua manja serta memikat dengan sejuk.

Sebuah kastil kokoh, seolah mustahil dihancurkan menancap di gerbang. Dia ingin tak seorang pun masttk ke "surga dunia" itu tanpa ijinnya. Itulah pintu masuk menuju lembah elok itu.

Hasan bin Sabah merekrut para pemuda di wilayahnya sebagai pengikutnya dengan cara membius mereka dan mengangkutnya ke lembah itu. Setelah sadar, ternyata mereka berada di "surga dunia" itu. Pemandangan surga dunia dipamerkan kepada mereka. Segala kenikmatan bius mereka rasakan berbarengan dengan doktrin-doktrin sebelum akhirnya dilepas kembali ke tengah masyarakat.

Setelah para pemuda itu diculik oleh Hasan bin Sabah untuk dijadikan murid, ketika itu mereka dicuci-otak dengan berbagai merek dan type tipu daya. Akal sehat mereka menjadi hilang. Bagi mereka, sosok Hasan bin Sabah adalah segalanya. Moto mereka kemudian: Tak ada larangan! Semua halal!

Para pemuda "berotak haru" itu telah terbiasa dengan kenikmatan di lembah "surga dunia": Akhirnya mereka merasakan dunia luar tak bernilai apa-apa. Mereka mabuk doktrin Hasan bin Sabah. Setelah terbiasa dengan kemewahan, ketika mereka dikembalikan di lingkungan semula yang sarat dengan kerja keras dan hambatan¬hambatan, timbul rasa ingin kembali ke taman surgawi Hasan bin Sabah. Untuk mendapatkan lagi kenikmatan¬"surga dunia" itu, mereka halalkan segala cara dan rela meski nyawa sebagai taruhan.

Art of Imposture (Seni Menipu). Begitu Abdul Rahman menulis. Dia catat muslihat Hasan bin Sabah ketika memerintah seorang murid terdekatnya yang memiliki loyalitas tinggi ditanam hingga leher. Kemudian murid yang hanya kelihatan kepalanya di atas tanah itu dilumuri darah segar. Tampaklah kepala itu tanpa tubuh. Sebelumnya murid terdekat itu dikabarkan terpenggal kepalanya di medan perang. Setelah murid loyal itu benar-benar tampak seolah mati, Hasan bin Sabah mengumpulkan murid¬murld barunya untuk menyaksikan kepala berlumur darah tanpa tubuh itu. Di depan murid-murid baru itu, murid loyal yang hanya tampak kepalanya di atas tanah itu mengabarkan kenikmatan surga.

Murid-murid barupun mendengar syair-syair palsu tentang surga yang terujar dari kepala berlumur darah itu. Indah dan menggiurkan. Mereka menyangka, seniornya itu telah masuk surga. Setelah Hasan bin Sabah benar¬benar yakin bahwa murid-muridnya telah terbius oleh tipu-dayanya, dia memerintah mereka kembali ke "surga dunia". Kemudian, murid yang ditanam hinggga leher itu, benar-benar dipenggal. Untuk menyempurnakan tipu muslihatnya, Hasan bin Sabah memajang kepala itu di tiang ritual hingga selalu bisa disaksikan seluruh penduduk lembah."surga dunia". Murid-muridpun terbius surga palsu

Arkun Daraul dalam karyanya A History of Secret Societies, membagi kelompok rahasia pengikut Assassins menjadi tiga lapis: pertama, para misionaris (Dayes), kedua para sahabat (Rafiq), ketiga adalah murid-murid yang teruji kesetiaannya, pecintanya (Muhibbin). Golongan terakhir adalah para eksekutor terlatih. Para muhibbin mencirikan diri dengan topi putih dan sepatu boot merah. Ketiga lapis kelompok Assassins, selain mahir menghunjam belati di dada korbannya, mereka juga menguasai bermacam bahasa. Ada kalanya mereka berdandan dan berperilaku seolah pendeta. Mereka juga berbaur dengan masyarakat dengan menjadi pedagang dan serdadu. Intinya, mereka siap menyamar apa saja sebagai kedok demi menjalankan misi dan meraih tujuan.

Kata sandi anggota Assassins adalah "dari surga". Setiap ada "surat perintah jalan" untuk misi, eksekutor Assassins akan mendapat pertanyaan, "Dari mana asalmu?" Sang eksekutor pun menjawab, "Dari surga." Setelah dipastikan, instruksi dimandatkan, "Bunuhlah fulan/fulanah. Setelah berhasil, kau akan kembali menghuni surga. Jemputlah kematian! Karena para malaikat tak sabar mengangkatmu ke surga."

Pengaruh Assassins menyebar ke seantero jagad hingga pertengahan abad 13. Setelah Basan bin Sabah terbunuh di tangan anaknya sendiri, Muhammad, kelompok Assassins mengalami kemunduran. Kemudian Muhammad juga dibunuh anaknya sendiri. Tahun 1256, markas besar Assassins, Benteng Alamut, jatuh ke tangan Penjajah Mongol yang menandai akhir riwayat Assassins.

Pada awal abad 16, pemerintahan Ottoman yang berkuasa, menghancurkan pertahanan terakhir Assassins di Syria. Tamatlah riwayat kekuatan militer Assassins yang tak terkalahkan pada masanya. Perubahan besar ini menjadikan dinasti pemimpin "Nizariyah Ismailiyah memodernisasi organisasinya. Agha Khan adalah tokoh utamanya. Kemudian mereka menghilangkan citra Assassins atau 'pembunuh'. Organisasi yang berubah total ini mensyaratkan toleransi kepada sesama umat manusia sebagai lanskap kegiatannya dan melaksanakan perintah al-Quran.

 

Sumber: Secret Societies - 21 Organisasi Perusak Dunia - oleh William Bradley

Read More --►

Jejak Iluminati Sampai ke Indonesia

Tahun 1897 di Basel, konggres para rabbi Yahudi sepakat membentuk negara Israel di Palestina, Tahun 1948, mereka memproklamasikan berdirinya negara Israel Raya di Yerusalem.  Zionisme adalah gerakan nyata. Bukan fiktif, tapi fakta. Ia adalah gerakan yang bertujuan untuk membentuk kembali negara Yahudi di negeri Palestina. Gerakan ini muncul pertama kali pada abad ke-5 dan mengklaim Palestina sebagai tanah aimya. Karena itulah, mereka menganjurkan orang-orang Yahudi yang tersebar di pelosok dunia untuk kembali ke Palestina.  Akar Zionis sudah tegak sejak lama.

Istilah Zionis dipakai pertama kali oleh Matthias Acher (1864-1937), seorang perintis kebudayaan Yahudi. Gerakan ini diorganisir oleh tokoh-tokoh Yahudi terkenal seperti Dr Theodor Herzl dan Dr Chaim Weizmann. Herzl menyusun doktrin Zionisme sejak tahun 1882 di Wina. Ia pula yang mengonkretkan doktrin tersebut secara sistematis. Zionis terus bergerak memperjuangkan tujuan politiknya. Tahun 1897, digelarlah konggres Yahudi sedunia di Basel.  Salah satu hasil pertemuan itu adalah mereka sepakat membentuk negara Yahudi di tanah rakyat Palestina. Se jak saat itu, paham Zionis menjadi gerakan politik kaum Yahudi.  Kaum Yahudi punya sejarah panjang.

Terbentuknya gerakan Zionis ini tidak bisa lepas dari sejarah perjalanan Israel dan Palestina, dua ribu tahun sebelum masehi, saat Palestina dipimpin Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Daud dan Sulaiman."Tanah yang dijanjikan" menjadi awal mula cerita pan jang Yahudi.  Pada mulanya mereka mendiami tanah tersebut, yakni Kana'an (Palestina sekarang). Kondisi alam yang tidak memungkinkan menyebabkan mereka meninggalkan Tanah Kana'an dan mengembara ke seluruh penjuru dunia.  Saat itu Mesir menjadi negara idaman semua orang.  Sebagian dari mereka akhirnya mengembara ke Mesir. Karena populasi orang Israel makin meningkat, lama-lama masyarakat Mesir tidak menyukainya.  Untuk menghambat pertambahan jumlah orang Yahudi di Mesir, pemerintah Mesir saat itu membunuhi anak-anak Yahudi. Selanjutnya, Nabi Musa membawa mereka kembali ke Kana'an.  Ujian berat belum akan berakhir.  Di tempat baru, me reka kembali mengalami penindasan oleh bangsa yang merampas daerah itu.

Dalam penyerbuan Nebukadnezar (586 SM), mereka ditahan dan dijadikan budak.  Sesudah itu Dinasti Rolemeus dari Masedonia menguasai Israel.  Tahun 164 SM, Yudas Makabe berhasil membebaskan Yerusalem, tapi tahun 63 SM kerajaan Romawi di bawah Pompeius kembali menguasai Palestina dan orang Yahudi kembali ditindas.  Beberapa kali mereka memberontak. Sekitar tahun 70 Masehi, pasukan Romawi pimpinan Titus, jenderal yang kemudian menjadi kaisar menyerbu Palestina, menghancurkan Yerusalem dan menyebabkan ribuan or ang Yahudi terbunuh.  Roda terus berputar dan kehidupan terus berjalan. Mereka yang berhasil menyelamatkan diri dari amukan tentara Romawi mengembara ke Timur Tengah dan Eropa.  Di tempat baru itu, mereka menetap, beranak-pinak dan membentuk komunitas Ya hudi.  Selama ratusan tahun, Is rael berada di kungkungan Romawi.

Beberapa kaisar bahkan melarang orang Yahudi masuk Yerusalem. Sekitar tahun 700, bangsa Arab berhasil menguasai Palestina, beberapa tempat suci seperti Masjidil Aqsha dirawat dan dijaga oleh kaum Muslimin.  Orang-orang Yahudi yang tinggal di sekitar Palestina, mendapat perlindungan penuh penguasa. Sejak masa kekuasaan Bani Umayyah, Bani Abbas dan Sultan Mohammad yang menaklukkan Konstantinopel (Kekaisaran Bizantium), sampai zaman Khalifah Abdul Hamid, mereka dijamin melaksanakan ibadahnya.  Dari hari ke hari, jumlah orang Yahudi makin meningkat. Orang-orang Yahudi yang berada di negara lain seperti di Rusia, Jerman, Hungaria, Perancis, Italia, Inggris dan Amerika Latin, semakin bertambah jumlahnya, hingga jutaan orang.  Mereka selalu mempertahankan identitas Yahudinya dan tetap beranggapan bahwa Palestina adalah tanah aimya.

Kaum Yahudi di berbagai negara umumnya tidak disukai warga setempat karena mere ka sering sebagai lintah darat, pengacau ekonomi, kikir dan sebagainya. Keadaan inilah yang menyebabkan mereka mencari upaya agar dapat kembali ke Palestina. Yahudi terus melakukan jalur diplomasi. Pada tahun 1902, Herzl dan Weizmann mendekati Sultan Turki Abdul Hamid II yang waktu itu menguasai Palestina, meminta agar orang-orang Yahudi boleh kembali ke Palestina. Namun permintaan itu ditolak Sultan karena ia tidak mau mencelakakan bangsa Arab di Palestina.

Kerja sama antara Inggris dan Rothschild menghasilkan sebuah perjanjian yang ditandatangani Menteri Luar Negeri Inggris JA Balfour. Perjanjian tersebut kemudian dikenal dengan nama Deklarasi Bal four (1917). Yahudi sepakat membantu Sekutu (Inggris) mengusir Turki dan Jerman dari bumi Palestina.  Waktu pun terus berjalan. Tahun 1918 Palestina diduduki sekutu. Setelah itu, terjadilah perpindahan besar-besaran orang Yahudi dari negara-negara lain ke Palestina.  Arus migrasi ini tidak bisa dihalang-halangi oleh Inggris karena Inggris terikat Deklarasi Balfour yang memberi angin segar bagi terbentuknya negara Yahudi. Di sisi lain, masyarakat Palestina memrotes keras Perjanjian Balfour dan arus kedatangan orang-orang Yahu di. Inggris beranggapan, or ang-orang Yahudi yang datang ke Palestina adalah orang-or ang Arab Palestina yang sudah menetap di sana dan tidak akan menimbulkan pertentangan. Namun perkiraan itu meleset. Pertentangan kedua pihak tidak bisa diselesaikan oleh Inggris. Karena tak sanggup, akhirnya Inggris menyerahkan kasus ini ke PBB.

Karena status Yerusalem sebagai kota suci Islam, Kristen dan Yahudi, tahun 1947, Majelis Umum PBB mengusulkan agar Yerusalem dan daerah sekitarnya ditempatkan di bawah suatu pemerintahan internasional yang akan memerintah atas nama PBB. Namun usul tersebut ditolak Palestine dan Zionis. Tiba-tiba secara sepihak, tanggal 14 Mei 1948, kaum Yahudi memproklamasikan berdirinya negara Israel dengan mencaplok sebagian daerah Palestina. Tindakan ini lantas mendapat kecaman keras dunia, terutama negara-negara Arab.  Na mun negara Israel terus saja berdiri karena mendapat dukungan dari Amerika dan Inggris.  Merasa mendapat dukungan dari negara-negara kuat, tahun 1990-an arus pengungsian kaum Yahudi ke Pales tina, makin meningkat. Kebanyakan dari mereka berasal dari Uni Soviet dan Ethiopia (Yahudi Hitam).

Gerakan Zionis tak dapat dibendung, juga masuk ke In donesia. Masuknya Yahudi ke Indonesia terjadi di zaman Belanda. Kondisi bangsa Indo nesia yang terjajah, membuat mereka lebih leluasa menyebarkan pahamnya.  Pada mulanya, gerakan Zionis di Indonesia masuk melalui penguasaan media massa atau setidak-tidaknya melakukan penyusupan agen-agennya ke dalam sebuah perusahaan penerbitan.  Untuk menampung kepentingan Yahudi yang berkewarganegaraan Belanda, Zionis-Yahudi mendirikan loge, organisasi dengan latar belakang reliji, seperti Theosofist Vereniging (TV) dan Vrijmetselarij (VM).  Melalui perhimpunan ini, mereka coba menggarap ka um intelektual Indonesia yang saat itu masih sangat langka dengan cara memberikan bea siswa atau fasilitas lainnya.

Salah satu ajaran Theosofi yang utama adalah menganggap semua agama sama.  Dalam perkembangannya, VM dan TV dengan lihai masuk ke dalam organisasi In­donesia. Fenomena ini terus berjalan, hingga era kemerdekaan.  Tingkat gerakannya lebih halus dengan berlindung di balik organisasi sosial swasta internasional yang membuka cabangnya di Indonesia.  Dalam literatur dan buku-buku tentang Zionis, tercatat nama-nama seperti Rotary Club dan Lions Club sebagai contoh organisasi sosial internasionai itu, meskipun, tentu saja, tidak secara terang-terangan mengaku sebagai bagian dari gerakan Zionis.  Tapi ada juga yang terang-terangan, seperti Vrijselaren-loge, Moral reaermament, Movement atau Aden Mystical Organization of Raven Cruis ers.

Lebih mencolok ketika orang-orang Zionis di Indonesia mendirikan Zionis Bond 1954.  Karena melihat penjajahan tak langsung inilah kemudian Presiden Soekarno menerbitkan Penpres No 2 / 1962 yang melarang semua organisasi yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Terkena dalam Penpres tersebut adalah Ro­tary Club. Namun itu tidak bertahan lama. Setelah Soekarno lengser, secara diam-diam kaum Yahudi terus bergerak dan menjalankan "misi"-nya di Indonesia. Mereka membangun komunitas kekeluargaan yang sangat kuat di antara orang Yahudi.  Tahun 1992, secara berturut-turut Yahudi dari Belanda, Baghdad dan Aden, tinggal di Indonesia.  Sebenarnya pada tahun 1920, di Indonesia terdapat banyak orang Yahudi yang membentuk sebuah komu nitas sendiri di Jakarta.

Tahun 1930, saat meningkatnya gera kan Nazi, banyak orang Yahudi lari ke Indonesia.  Di masa pendudukan Jepang, ruang gerak Yahudi keturunan Belanda tertindas karena pemerintahan kolonial Jepang membatasi ruang gerak mereka. Saat gerakan anti-Yahudi meningkat, beberapa keluarga Yahudi yang kebanyakan keturunan Irak, menetap di Surabaya. Kemu dian mereka mendirikan Sinagog kecil. Hingga kini, Sinagog tersebut masih berdiri tegak dan dipakai untuk kegiatan keagamaan mereka . Di Ja karta, keluarga Yahudi seba gian ada yang tinggal dan mempunyai keturunan hingga saat ini."

sumber: http://rykers.blogspot.com/2007/11/jejak-iluminati-sampai-ke-indonesia.html

Read More --►

Illuminati

Adam Weishaupt adalah sosok manusia yang paling dikenal di kalangan Zionis dan Freemason. Tidak ada revolusi apa pun pada abad ini kecuali dihubungkan dengan nama dan cita-citanya. Revolusi Perancis, Revolusi Bolshevik Rusia; selalu berakhir pada mata rantai pemikiran dan strategi brilian dari pemikirannya. Pada awalnya, dia adalah seorang pastor Katolik yang kemudian membelot menjadi pelopor yang paling gigih dalam menentang agama Kristen serta agama lainnya. Gerakan rahasia Illuminati berkembang dengan jaringan yang "menggurita" dikarenakan dukungan dari keluarga Rothchild.  Meyer Amschel Rothchild (1743-1812) merupakan tokoh perbankan yang sangat dominan di Jerman dan disebut sebagai dinasti, karena keturunannya memegang jaringan kerajaan dunia perbankan di Eropa dengan ambisi- ambisinya untuk menguasai perekonomian dunia.

Salah satu ucapan Rothchild yang terkenal adalah:

"Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan pedulikan siapa yang berkuasa (give me control over a nations economic, and I don't care who writes its laws)."

Motto Rothchild ini memberikan kekuatan serta dorongan seluruh anggota Illuminati untuk tidak melewatkan segala aspek yang menggiring mereka pada diktator ekonomi yang mampu menguasai dan mengendalikan pemerintahan di pelosok dunia.

Bahkan, salah satu Presiden Amerika ke-20, yaitu James Abram Garfield yang juga anggota Illuminati berkata:

"Barangsiapa mengendalikan uang atau perekonomian suatu bangsa, maka ia akan menguasai bangsa tersebut (whomever that control the money or economic of nation, they would control the nation too)."

Adam Weishaupt juga seorang Jesuit, profesor di bidang hukum dan mengajar di Universitas Ingoldstadt, Bavaria, Jerman, sampai tahun 1770. Kekecewaan dirinya terhadap dogma-dogma Kristen Katolik menyebabkan dirinya keluar dari jabatannya sebagai pastor dan mulai mengabdikan diri pada gerakan Zionis untuk mendirikan satu pemerintahan dunia (one world government) yang akan menegakkan martabat manusia dengan menghapuskan agama di muka bumi, kecuali paham setan (abolition of all religion, except satanism).

Jabatannya sebagai pastor dan Jesuit ditinggalkannya karena merasa bertentangan dengan pemikirannya yang bersifat kosmopolitan dan universalitas. Hal ini merupakan awal dari terbentuknya ordo Illuminati.

Dikatakan oleh Albert G. Mackey:

"Weishaupt yang berpandangan kosmopolitan yang mengetahui ajaran tahayul para pastor yang sewenang-wenang di bidang hukum, telah mendirikan partai oposisi di Universitas. Ini adalah awal rencana Illuminati atau 'penerangan'. (Weishaupt whose views were cosmopolitan and who new condemned the bigotry and supertision of the priest, established opposing party in the university. This is the beginning of the order of Illuminati or the enlightened)."

Setelah keluar dari gereja Katolik, dia mendirikan jaringan konspirasi baru yang disebut dengan Lucifer Conspiracy serta Gereja Setan (The Synagogue of Satan). Menurutnya, setan bukanlah makhluk yang hina, melainkan kekuatan yang melambangkan kejujuran, keberanian, dan kebebasan. Setan sebagai makhluk telah mendapatkan pengampunan Tuhan dan sebagai bukti penebusannya setan ingin menyelamatkan manusia. Ajaran ini ditanamkan kepada para anggota Iluminasi bahwa paham Satanism merupakan bentuk evolusi kemanusiaan, lambang kebebasan manusia, dan mencakup jaringan denyut kehidupan dunia secara global (Satanism is about the evolution of humanity and the promotion of freedom on individual and global scales).

Selama lima tahun dia menyusun buku yang berjudul The Novus Ordo Seclorum yang berisi konsep-konsep, doktrin, serta teori tentang pemerintahan global.  Buku tersebut selesai pada tanggal 1 Mei 1776. Sebagai penghormatan terhadap dirinya, tanggal 1 Mei dijadikan sebagai hari perayaan Komunis di seluruh dunia. Menurut Myron Pagan, langkah-langkah strategis yang ditulis Weishaupt untuk mewujudkan ambisinya tersebut antara lain, sebagai berikut.

l. Illuminati harus menguasai para pejabat tinggi pemerintahan dari beberapa tingkatan jabatan, bila perlu dilakukan cara-cara kotor dengan menyogok, baik dengan uang maupun perempuan. (Monetary and sex bribery was to used to obtain control of men already in high places in the various levels of all governments and other field of endeavor).

2. Illuminati melakukan perekrutan terhadap aktivis mahasiswa yang potensial, yang mempunyai bakat dan dari keturunan yang unggul untuk dilatih sebagai anggata Illuminati yang prospektif di masa depan. (The Illuminati who were on the faculty of colleges and universities were to cultivate students processing exceptional mental ability and who belong to well-bred families with international leanings and recommend them for special training in internationalism).

3. Mereka yang sudah terperangkap dalam jaringan Illuminati, termasuk mahasiswa yang telah dilatih dan diberikan pengetahuan khusus tentang dunia internasional, serta cita-cita Illuminati akan dijadikannya sebagai agen Illuminati di beberapa negara dan ditempatkan sebagai staf ahli atau spesialis yang mendampingi pejabat kunci pemerintah. (All influential people who were trapped to come under the control of Illuminati, plus the students who had been specially educated and trained, were to be used as agents and placed behind the scenes of all governments as experts and specialist).

4. Illuminati akan menguasai seluruh saluran media massa, baik media elektronik maupun cetak, memiliki dan mengontrolnya pemerintah sedemikian rupa sebagai satu-satunya solusi sehingga mampu membentuk opini publik. (They were to obtain absolute control of the press so that all news and information could be slanted to convince the masses that a one word government is the only solution to our many and varied problems. They were also to own and control all the national radio and TV channels).

Pemikiran Weishaupt dikembangkan pula pada pola pemikiran filosof Friedrich W Nietzsche yang mengkampanyekan slogan "God is dead!" sebagai salah satu bentuk serangan terhadap agama Kristen. Dogma Kristen yang mempertuhankan Yesus adalah jiwa budak yang harus dibebaskan. Manusia hanya akan menjadi "manusia" selama dia bebas, kuat, dan melepaskan diri dari jerat dogma agama.

Keanggotaan Illuminati sangat selektif, yaitu semua anggotanya berkualifikasi sampai ke tingkat atas yang didasarkan pada keunggulan fisik dan intelektual (bibit, bobot, dan bebet). Para anggotanya terdiri atas orang-orang penting di pemerintahan, para ahli keuangan yang mampu mengendalikan sistem perekonomian seluruh negara.

Untuk menjaga kerahasiaan, setiap anggota dikategorikan dalam beberapa.tingkat, di mana tingkat yang satu tidak dapat mengetahui anggotanya di tingkat yang lain. Para anggota Illuminati diklasifikasikan ke dalam beberapa tingkatan dan dikelompokkan dalam tiga kategori besar, yaitu sebagai berikut.

Tingkat Pertama Tingkat Kedua Tingkat Ketiga

Man of Earth Lovers Hermit

Birth Life Death

Neophyt Adept Master

Keanggotaan Illuminati yang ditampung melalui organisasi freemason mencakup seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelacur, pengedar obat, artis, agamawan, intelektual sampai para pemimpin pemerintahan. Para anggotanya ini sangat "ahli" dalam mempercepat kerusuhan serta pergolakan politik di setiap negara. Berbagai revolusi mereka rekayasa, mulai dari Revolusi Perancis, Revolusi Rusia Bolshevik, sampai tata cara untuk menggulingkan sebuah pemerintahan yang dianggap menghambat jaringan organisasinya, selalu saja ada keterlibatan pemikiran Illuminati.

Pokoknya, tidak ada gerakan revolusi, reformasi, dan evolusi kecuali diamati dengan saksama oleh para tokoh puncak yang disebut dengan grand master atau dalam kelompok freemason termasuk dalam tingkat ketiga.

Pada tahun 1785, seorang anggota Illuminati (ordo anti-Christ) yang bernama Lanze tertangkap di Ratisbon, Jerman, pada saat membawa dokumen rahasia yang akan diserahkan ke Grand Orient cabang Illuminati di Perancis. Dokumen tersebut berisi rencana Revolusi Perancis yang harus dilaksanakan tahun 1789. Dokumen tersebut tersimpan dengan baik sampai saat ini di musium Munich.

Tahun 1848, Karl Marx menulis Manifesto Komunis yang dipandu dan di arahkan oleh satu grup tingkat atas dari Illuminati. Pada saat yang sama, anggota Iluminasi lainnya, yaitu Profesor Karl Ritter membuat anti tesis yang seakan-akan menantang buku Karl Marx. Padahal semuanya itu merupakan bagian dari strategi Illuminati untuk memecah belah masyarakat, dan lebih memudahkan kelompok Illuminati untuk melumpuhkan kedua kelompok yang saling berhadapan tersebut. Kemudian Illuminati memutarbalikkan fakta dan "mencuci" otak kedua kelompok tersebut, lalu disuplainya senjata agar mereka saling memusnahkan satu sama lain.

Tata cara dan gerakan Illuminati tidak mengenal moral, hukum, dan aturan kecuali hanya satu, yaitu aturan yang telah di.tuangkan dalam "protokol" (program) yang dibuat sebagai tata laksana atau prosedur para anggotanya. Mereka mempopulerkan satu hukum dengan menghalalkan segala cara --akhir dari nilai suatu hukum (the end justifies the means)--dan karenanya tidak segan membunuh anggotanya yang berkhianat atau menghalangi laju gerakan jaringannya. Peristiwa pembunuhan para tokoh pemerintahan, termasuk presiden Amerika, seringkali dikaitkan dengan gerakan Illuminati atau Freemason, dan sudah dapat diduga para pembunuhnya tidak pernah diketahui dengan pasti, menjadi misteri, atau disebut pula sebagai dark case; alias tidak bisa diungkap.

Dewasa ini, Illuminati sudah memasuki seluruh kehidupan peradaban bangsa di dunia. Dia melakukan kendali politik dari jarak jauh. Mengadu domba antara rakyat dan pemerintahnya. Semuanya itu dilakukannya dalam rangka melemahkan bangsa tersebut agar menjadi budak "dunia baru" yang dicita-citakannya.

Doktrin Illuminati ialah menjadikan manusia sebagai tuhan dengan kekuatan dari setan Lucifer. Manusia harus bebas dan boleh berbuat apa saja. Ia harus gigih berjuang melawan agama-agama yang ada, terutama Kristen. Itulah sebabnya, mereka membentuk satu ideologi yang sangat kental, sebuah keyakinan yang harus dihayati dan dijadikan bentuk credo 'keyakinan' di kalangan anggotanya.

Tujuan Illuminati hanyalah mendirikan satu pemerintahan yang secara tersembunyi mampu mengatur dunia baru. Mereka tidak perlu menguasai jabatan negara secara formal, tetapi mampu "mencuci otak" (brainwashed) para pengambil keputusannya agar melaksanakan rencana-rencana mereka. Di suatu negara, presidennya dapat saja orang yang non Yahudi (goyim), tetapi jiwa pemerintahan, struktur budaya, serta perekonomiannya harus tunduk dan diperbudak oleh sistem Illuminati Yahudi. Untuk itu, mereka harus menguasai Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dengan cara melakukan berbagai lobi tingkat tinggi.

Iluminasi telah menetapkan tujuh prinsip utamanya, yaitu sebagai
berikut.

l. Menghapuskan seluruh pemerintahan yang berorientasi kepada nasionalisme (aboliton of all national government).

2.Menghapuskan seluruh agama kecuali ajaran setan (abolition of all religions except satanism).

3.Menghapuskan nilai-nilai kehidupan keluarga --individu harus tunduk kepada kehidupan kolektif, massa, atau partai (abolition of the family).

4.Menghapuskan hak pemilikan pribadi (abolition of private property).

5.Menghapuskan nilai pajak yang tinggi (abolition of inheritance by high inheritance taxes).

6.Menghapuskan-jiwa patriot (abolition of patriotism).

7.Menciptakan pemerintahan dunia dengan memperalat Perserikatan Bangsa-bangsa yang telah dikuasai kaum Iluminasi (Creation of the world government under the United Nations by Illuminati).

Kemerdekaan manusia tidak pernah akan tercapai selama di belenggu oleh dogma-dogma agama, sebagaimana kerinduan Nietzsche yang memimpikan Ubermensch (manusia unggul) --sebab Illuminati menekankan falsafah kegiatannya kepada kekuasaan. Manusia baru menjadi manusia apabila mereka bebas tanpa ikatan. Manusia baru berdiri di atas kepribadiannya sendiri yang kuat melalui falsafahnya pada "3L" yaitu: life, love, and liberty (hidup, cinta, dan kebebasan) sebagai motto kehidupan yang akan membebaskannya dari "racun" agama. Dalam setiap pembicaraan atau komunikasi, mereka selalu menuliskan, "Cinta adalah hukum dan cinta di bawah kendali keinginan (love is the law, love under will)."

Pemerintahan Dunia Baru adalah tegaknya hukum kebebasan. Kebebasan serta kemauan manusia tidak bisa dibatasi. Mereka yang membatasi kemauan manusia adalah tirani. Oleh karena itu, mereka yang membatasi harus dihancurkan. Bagi kaum Illuminati, tidak ada Tuhan kecuali manusia itu sendiri (there is no God but man). Manusialah yang menentukan segalanya di bawah bimbingan kekuasaan setan Lucifer, sebagaimana lima prinsip anggota Illuminati.suai dengan keinginannya; bermain sesuai dengan keinginannya; dan mati sesuai dengan kehendaknya, yaitu kapan dan bagaimana ia mati.

1. Manusia mempunyai hak untuk memakan apa pun yang disuka

2. Manusia mempunyai hak untuk hidup dengan hukumnya sendiri, yaitu hukum yang memberikan kebebasan hidup, sesuai dengan cara manusia itu sendiri: bekerja sesuai yang diinginkannya; meminum apa pun yang diinginkannya; bertempat tinggal sesuai dengan kehendaknya, serta berpindah tempat tinggal di mana pun ia suka.

3. Manusia mempunyai hak untuk berpikir, untuk berbicara, membaca, menggambar, mencat, mengukir bentuk suatu bangunan, sesuai dengan kehendaknya.

4. Manusia mempunyai hak untuk mencintai yang dikehendakinya

5. Manusia mempunyai hak untuk membunuh siapapun yang dianggap merintangi kehendaknya.

Manusia adalah tuhan, mempunyai ''roh" tuhan dan berasal dari surga yang bersifat bebas. Manusia harus membebaskan dirinya dari segala ikatan bila ingin menjadi manusia yang suci seperti awal penciptaan mereka. Manusia adalah homo liberalis yang harus berusaha menjadikan dirinya sebagai "tuan" bagi dirinya sendiri (the grand master). Dia harus menuju pada satu bentuk wujud manusia unggul (Ubermensch) sebagaimana yang dicita-citakan Friedrich W. Nietzsche, seorang filosof Yahudi warga negara Jerman yang juga anggota tingkat ke-33 freemason.

Dengan doktrin-doktrinnya yang memikat serta bersifat seculum-matrialis, gerakan Illuminati bertambah subur di dunia Barat (anglo saxon). Di Amerika dipelopori oleh James Abram Garfield, seorang anak muda jenius yang menjadi pahlawan Shilo dalam perang saudara dan atas jasanya tersebut, dia dipromosikan sebagai mayor jenderal, sehingga dia merupakan jenderal paling muda (30 tahun) dalam sejarah Amerika. Garfield adalah angggota Illuminati pada tingkat puncak (grand orient), menjadi anggota Kongres Amerika Serikat selama 17 tahun. Pada Maret 1881, dia terpilih sebagai presiden Amerika paling singkat Tanggal 2 Juli 1881, dia di tembak oleh Charles Guiteau dan pada tanggal 19 September 1881, dia mati secara misterius, kemungkinan dibunuh oleh sesama anggota freemason pula. Sejak itu, setiap presiden Amerika selalu dalam jaringan atau restu Illuminati dan Freemason. Keputusan presiden Amerika telah dikoordinasikan dengan para anggota kongres dan senat, yang juga menjadi angggota Illuminati dengan berbagai tingkatan. Dengan mengendalikan pucuk pimpinan pemerintahan, konglomerat, jurnalis, dan seluruh lapisan masyarakat, pihak Illuminati dapat mewujudkan seluruh rencananya untuk menguasai dunia. Sebagai bukti penghargaan terhadap para Illuminati, didirikanlah sebuah monumen di Washington atas saran seorang anggota Illuminati tingkat puncak (grand orient) yang mempunyai nama sandi Priapic Senuseret. Monumen Washington merupakan simbol Amerika sebagai "setan besar". Pada zaman Revolusi Iran menjadi jargon perjuangan mahasiswa dan Pasdaran.

Seluruh pemikiran, konsep Illuminatii, dikukuhkan dalam Kongres Zionis yang pertama di Bazel Swiss yang dipimpin oleh tokoh Zionis aliran keras (ekstrem), yaitu Theodore Hertzl.Banyak penafsiran tentang arti Jahbulon, walaupun mereka sepakat bahwa Jahbulon adalah bentuk lain dari Tuhan dengan fungsinya seperti juga "Trinitas".

Jah berasal dari bahasa Kaldea artinya 'Tuhan' dan di dalam bahasa Yahudi berarti 'kehendak Tuhan yang tidak terbatas kehendak-Nya'. Kata jah menunjukkan kekuatan yang nyata, harapan masa depan, dan sifat abadi (external existence of the most high).

Bul berasal dari bahasa Syiria artinya 'Tuhan yang mutlak disembah karena mempunyai kekuatan dalam segala hal'.

On diambil dari kebiasaan masyarakat Mesir kuno, yang artinya 'bapak kami yang berada di surga'. Sehingga gabungan dari ketiga komponen bahasa tersebut, Jah-bul-on adalah 'Tuhan yang Mahakuasa dalam segala hal, yang patut disembah karena kekuasaannya tersebut'.

Akan tetapi, ditafsirkan pula bahwa jah artinya 'yahweh'. Bul berasal dari 'baal' dan on mempunyai makna sama dengan Osiris (dewa Mesir kuno). Jadi, Jahbulon adalah gabungan kata antara: yahweh, baal, dan Osiris yang juga merupakan kekuatan dari Tuhan Jehovah.

Jah-Bul-On = Jahwah + Baal + Osiris

Kelompok bahasa dari gereja Inggris menyimpulkan penelitiannya bahwa Jahbulon berasal dari tiga huruf alpabetis Yahudi, yaitu a-b-l yang disusun dalam segitiga piramida (Fir'aun), al-Bal artinya 'Tuhan Bapak' dan Lab Bal artinya 'ruh Tuhan' (spirit Lord).

Seluruh nafas Jahbulon adalah sifatnya Jehovah yang harus dimani oleh para pengikut agama Jehovah tersebut --mereka menyebutnya sebagai "saksi Jehovah" (Jehovah witnesses). Gerakan saksi Jehovah semakin pesat dan menjadi pesaing baru dalam dunia Kristiani, khususnya saingan Gereja Katolik Roma. Mengingat bahwa paham Illuminati sangat antidogma dan Kerajaan Roma yang dianggapnya tiran, serta menyesatkan ajaran Kristus yang sebenarnya (anti-Christ).

Kaum Freemason atau Illuminati dan para saksi Jehovah sangat dekat dengan angka dan mistik. Setiap angka dan huruf mempunyai arti dan simbol yang sakral. Monumen Washington yang disebut sebagai "setan besar" (the great satan) terdiri atas 555 kaki tingginya yang menurut huruf Yahudi berati: 5+5+5=15. Dalam susunan alpabet menunjukkan huruf ke-10, yaitu Y (Yahweh, Jehovah) dan huruf ke-5 untuk jah yang melambangkan proklamasi kehadiran "dunia baru".

Yahweh sebagaimana juga Elohim adalah nama Tuhan sebagaimana tertulis di dalam Kitab Bilangan 10:35. Mereka pun yakin terhadap angka 666, angka 33, dan angka 13 sebagai angka yang mempunyai kekuatan magis.

Oleh karena itu, mereka membuat ramalan-ramalan yang dikaitkan dengan hari kiamat -- the end of time atau the Armageddon - yang sebenarnya bukanlah ramalan melainkan "rencana". Bila mereka mengatakan "Hendaklah waspada pada tanggal enam bulan enam akan terjadi huruhara." Maka untuk mewujudkan ramalannya, mereka merekrut para pengikutnya untuk membuat huru-hara, sehingga masyarakat terpengaruh bahwa seakan-akan ramalannya terbukti dengan tepat.

Gerakan Illuminati dan Freemasonry seringkali dikelompokkan sebagai sekte bid'ah yang menyempal dari ajaran Roma Katolik. Dan dapat ditelusuri dari kesejarahannya yang modern, sejak tumbuhnya kelompok agama Advent10 dan William Miller begitu terobsesi dengan kitab Daniel dan kitab Wahyu, sehingga membuat penelitian bahwa Kristus akan datang ke bumi antara tanggal 21 Maret 1843 dan 21 Maret 1844. Walaupun perhitungan tersebut tidak terbukti, tetapi para pengikut Advent menafsirkannya secara lain. Dan salah satu golongan Advent yang terkenal adalah "Advent hari ketujuh" (seventh-day Adventist) yang mempercayai bahwa manusia setelah mati, jiwa, dan tubuhnya tersebut dalam keadaan tidur dan akan terjaga di hari kebangkitan.

Kemudian, Yesus akan memerintah selama 1.000 tahun dan semua orang yang tidak percaya akan dimusnahkan. Mereka mengharamkan membaptis anak-anak dan semua anggotanya mengorbankan sepersepuluh dari pendapatannya. Organisasinya sangat rapi dan dilaksanakan oleh para anggotanya dengan penuh suka cita. Di samping pengikut Advent, berkembang pula pemahaman baru yang disebut dengan "saksi Jehovah" yang didirikan oleh Charles Rusle (meninggal 1916) dan oleh Rutherford (meninggal 1942). Mereka merasa yakin bahwa Kristus akan datang ke bumi tahun 1914, sehingga pecahnya Perang Dunia I dihubungkan dengan kitab Wahyu 12: 7-12. Mereka sangat yakin dengan akan datangnya "dunia baru" (novus ordo seclorum). Negara dianggapnya sebagai "alat setan" dan mengharamkan anggotanya untuk ikut dinas militer dan politik.

Penafsiran serta berdirinya berbagai sekte, aliran, organisasi-organisasi di lingkungan Kristen, sangat dimungkinkan; mengingat ayat ayat yang ada di dalam kitab Injil Perjanjian Baru atau Perjanjian Lama penuh dengan dongeng yang terbuka dengan penafsiran.

Edmon Jacob mengatakan:

"Adalah sangat mungkin bahwa apa yang dikisahkan di dalam Perjanjian Lama tentang Nabi Musa dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi tidak sesuai dengan yang terjadi dalam sejarah, akan tetapi para tukang dongeng yang dapat membuat kisah secara indah dengan imajinasi untuk merangkai episode...."

Dengan demikian, Illuminati memanfaatkan berbagai penafsiran serta kontradiksi diantara agama Yahudi dan Kristen yang telah berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama. Adam Weishaupt yang semula adalah seorang pastor Jesuit, tentunya sangat mendalami segala aspek teologi Kristen serta liturgi (peribadatan umat kristen, ed.) yang dialaminya dengan baik selama kesaksiannya sebagai pastor Katolik. Penyebalan dirinya pada gereja.dan mendirikan aliran-aliran bid'ah telah "memperkaya" kontradiksi yang semakin melebar di kalangan Kristen itu sendiri.

  1. Lingkaran berarti tanda kesatuan alam semesta (universum, sphere, dunia, planetarium).
  2. Piramida artinya tanda kekuasaan dewa Osiris: ra dan isis (lambang kuburan Fir'aun yang monumental. Fir'aun mengaku sebagai Tuhan).
  3. Heksagram artinya hexa 'enam', gramma 'tulisan atau gambar' yang merupakan dua piramida terbalik adalah lambang Kerajaan Sulaiman dan bintang Daud yang juga simbol pemerintahan "dunia baru" yang masing-masing sudut mempunyai muatan falsafah: pengetahuan (scire), keberanian (audere), keinginan (velle), kerahasiaan (tacere), kekinian (nouvere, seculare), dan kebebasan (libre).
  4. Angka 33 artinya menunjukkan tingkatan atau degree, sistem kepangkatan bagi para anggota Freemason pilihan.
  5. Angka 13 artinya angka kekuasaan "setan kegelapan" (prince of darkness).
  6. Angka 666 artinya angka yang mempresentasikan universal hexagram, dewa atau Tuhan.
  7. Matahari artinya makrokosmos yang merupakan lambang ke-satuan universal yang suci --the holly union-- atau the Beast 666.

Untuk melumpuhkan agama Kristen, para pengikut Illuminati secara terang terangan mengajarkan doktrinnya melalui penyembahan kepada setan. Juga membuat penafsiran radikal yang menjungkir-balikkan keyakinan konvesional yang selama ini dianut oleh umat Kristen. Inti ajaran mereka berpusat pada keyakinan bahwa justru setanlah yang malaikat yang membawa misi untuk membebaskan manusia dari dogma dan tirani gereja. Dengan sangat bangga, mereka mengakuinya sebagai pengikut anti-Kristus dengan menamakan diri sebagai Ordo Antichrist Iluminati (OAI).

Mengapa mereka mengaku sebagai anti-Kristus? Hal itu karena mereka menganggap bahwa para pengikut Kristen konservatif -- sebagaimana yang dikenal saat ini -- serta Kerajaan Roma Katolik telah menyesatkan umat manusia dengan menganggap Yesus sebagai Tuhan. Mereka anti-Kristus dalam pengertian tidak mempercayai "Trinitas" maupun Yesus sebagai "roh suci". Kristus yang sebenarnya justru adalah Jehovah atau Yahweh yang akan segera turun dengan nama Lucifer untuk menyelamatkan umat manusia dan menjadikan satu bumi (uno universum).

Dibentuknya ordo tersebut dimaksudkan pula sebagai alat propaganda anti-Kristus dan memperkenalkan Lucifer sang pembawa cahaya, bintang pagi, dan kesempurnaan, penuh dengan kebijaksanaan, sempurna dalam kecantikannya dan membimbing manusia menuju kesempurnaan sejati bagaikan awal penciptaannya di surga. Umat manusia harus diluruskan kembali keyakinannya. Mereka harus dibebaskan dari "penjara" dogma yang menganggap Yesus sebagai Tuhan. Umat manusia harus mengenal kembali setan sebagai malaikat sejati --kekuatan langit, penguasa bumi (the son of Baphomet; the child of Beast 666). Umat manusia harus diantarkan menuju millennium baru, sebuah peradaban yang hanya satu ordo di bawah kekuatan Iluminasi.

David Cherubim seorang pendeta dari ordo anti-Kristus mengatakan:

"Lucifer akan menyeru umat manusia yang akan menjadikan umat manusia di muka bumi menyembah binatang yang mempunyai lambang '666' dan mengguncangkan agama Kristen, serta agama lainnya untuk menuju millennium baru yang bebas dari ajaran Kristen yang palsu."

(Who shall cause the people of the earth to worship the Beast 666, to forsake religion of Christianity and to spiritually initiate the new millennium "kingdom" of the anti-Christ.)

Ordo anti-Kristus akan membimbing umat manusia menuju kebahagiaan sejati. Jiwa yang melangit melintasi bintang-bintang, dimana mereka akan menemukan cinta, hidup, dan kemerdekaan sejati. Mereka bercita cita untuk melakukan gerakan reformasi total yang menyeluruh. Menghancurkan sistem gereja dan agama-agama di muka bumi, sebagaimana seruan para pemimpin mereka:

"Datanglah kepadaku, wahai semua. Aku adalah anti-Kristus, kita akan melintasi istana bintang-bintang yang semuanya bercahaya dan raihlah kehidupan dan kebebasan."  (Come into me, all of you, children of the sun. I'm an anti-Christ, shall uplift to the palace of the stars, where all is light, life and liberty).

Para pelopor ordo harus dipimpin oleh seorang Yahudi. Walaupun tidak semua Yahudi adalah pengikut Illuminati, tetapi para pemimpin Illuminati atau Freemason pastilah seorang Yahudi.

Fanatisme keyahudian mereka tidak bisa diubah. Betapapun mereka menjadi warga negara di suatu negara, tetap saja mereka merasa bangga akan dirinya sebagai "manusia pilihan Tuhan" (the choosen god). Sebagaimana dikatakan seorang tokoh Yahudi, Rabbi Stephen S. Wise, yang juga pemimpin Illuminati di Amerika berkata:

"Saya seorang Yahudi. Saya bukan warga negara Amerika, tetapi warga negara Dunia. Saya menjadi orang Amerika selama 63 tahun, tetapi menjadi seorang Yahudi selama 4000 tahun."

(I am a Jew. I am not an American citizen. I am a citizen of the world. I have been an American for 63 years but I have been a Jew for 4.000 years).

Anggota atau para pemeluk Ordo Antichrist Illuminati (OAI) adalah anak anak "dewa matahari" yang harus mandiri dan mempunyai iman serta keinginan yang kuat akan terwujudnya "dunia baru" di mana dalam era tersebut seluruh umat manusia hidup bagaikan di surga dalam satu semangat anti-Kristus, yaitu terbentuknya: kesatuan bangsa-bangsa dan satu agama. Juga terbentuknya kegigihan untuk melawan seluruh kekuatan agama. Untuk itu, jaringan anggota Freemason dan Illuminatii sebagai komando puncaknya harus menguasai Persatuan Bangsa-bangsa (PBB; United Nations) agar dapat mengendalikan seluruh negara yang ada di muka bumi.

Kebanggaan seorang Yahudi harus tetap ditanamkan dan diindoktrinasikan bahwa mereka adalah "ras unggulan" yang telah dipilih Tuhan. Ucapan Moses Hess (1812-1875) salah seorang tokoh sentral zionis modern berkata:

"Yahudi adalah lebih dari sekadar pengikut suatu agama, tetapi mereka ini adalah satu ras, satu bangsa yang penuh dengan ikatan persaudaraan."

sumber:

Sumber-1

Sumber-2

Read More --►